Bagaimana Mengubah Pengunjung Menjadi Pembeli

Bagaimana Mengubah Pengunjung Menjadi Pembeli

 Situs web atau blog kalian memiliki traffic yang lumayan tinggi? Syukurlah kalau begitu. Tapi saya akan lebih senang lagi bila traffic yang tinggi itu juga berdampak pada tingginya angka penjualan kalian . Percuma saja bukan kalau traffic tinggi tapi penjualan seret?



Mungkin hal seperti ini yang tengah kalian alami. Situs web kalian sudah tak memiliki masalah soal traffic. Setiap hari sudah banyak pengunjung yang mengakses situs web kalian . Tapi, sayangnya sebagian besar hanya numpang lewat saja.


Begitu pula kalau kalian sebagai reseller. Pengunjung yang memakai link kalian sudah membludak. Tapi masih sedikit yang melakukan pembelian. Tentu hal ini tidak seperti yang kalian harapkan bukan? 


Namun, tentu kemudian kalian tidak malah frustasi, berdiam diri, dan enggan melanjutkan bisnis internet kalian . Tenang saja… Tak ada persoalan yang tak memiliki jawaban. Simak tips berikut ini. Cara efektif ini bisa dipakai selain oleh merchant, juga oleh reseller. 


1. Buat Headline Memikat


Bagian terpenting dalam halaman web atau sales letter kalian adalah headline. Sebab headline atau judul yang pertamakali dilihat oleh pengunjung kalian . Dan pengunjung punya waktu tak banyak. Biasanya setelah beberapa detik membaca headline, pengunjung memutuskan membaca isinya atau justru ‘minggat’ dari situs web kalian .


Karena itu, headline kalian harus memikat. Supaya pengunjung tertarik untuk membaca isinya. Headline yang baik harus bisa memancing keingintahuan pengunjung. Tuliskan hal yang luar biasa (tapi bukan berarti kalian mesti berbohong). Pikat pengunjung secepat mungkin. Dan sampaikan value produk kalian . Mengenai headline, ada beragam tipe headline yang bisa dipakai untuk sales letter kalian .


Begitupun kalau kalian sebagai reseller. Dalam iklan/promosi yang kalian lakukan, pemilihan headline memegang peran penting untuk kesuksesan kalian . Yakinkan headline yang kalian gunakan cukup menggugah perhatian pengunjung serta mampu menggerakkan mereka bertindak seperti yang kalian inginkan.


2. kalian , kalian , dan kalian , Bukan Saya


Banyak orang yang mungkin tak terlalu peduli seberapa keras dan sulit kalian membuat produk atau memulai bisnis online. Yang mereka pedulikan hanya satu: “apa untungnya bagi saya?” Karena itu, sebagai penjual kalian harus memahami sifat dasar manusia ini. Selalu tanyakan pada diri kalian ,”Apa keuntungan bagi konsumen kalian ?”


Lalu, persering gunakan kata ‘kalian ’ daripada kata ‘saya’. Serta selalu pahami apa yang pengunjung inginkan. Dan penuhilah. Pasti sales letter kalian akan ampuh mendatangkan penjualan.


Tips ini juga pantas digunakan reseller. Perbanyak kata ‘kalian ’ dalam promosi yang kalian lakukan. Ketahui apa yang sebenarnya pengunjung kalian butuhkan. Dan jawablah lewat promosi/iklan kalian .


3. Memenuhi Keinginan Pengunjung


Untuk meningkatkan traffic, satu hal mendasar yang perlu selalu diingat adalah penuhi keinginan pengunjung. Pahami mengapa mereka datang ke situs web kalian . Pastinya, saat mereka membaca sales letter kalian , mereka ingin pertanyaan yang memenuhi benak mereka terjawab. Mereka tak mungkin membeli produk yang tak jelas.


Karena itu, sebisa mungkin sales letter kalian bisa menjawab keraguan mereka. Tawarkan berbagai keuntungan yang bisa mereka peroleh dengan membeli produk kalian .


Coba pula posisikan diri kalian pada posisi mereka. Kira-kira apa yang akan membuat kalian sendiri keberatan untuk membeli produk yang ditawarkan? Tulis semuanya dan cari jawaban terbaik yang membuat siapapun tak bisa menolak apa yang kalian tawarkan.


Dan satu lagi, kalau mereka sudah melakukan hal yang kalian harapkan, jangan pernah kecewakan mereka.  Hal serupa bisa dilakukan reseller. Perhatikan materi promosi yang kalian pasang. Apakah sudah menjawab keraguan pembaca iklan?


4. Berikan artikel gratis


Langkah lain meningkatkan traffic adalah dengan menulis artikel yang berkaitan dengan produk kalian . Atau bisa pula tentang cara meningkatkan kemampuan para reseller kalian .


Berikan informasi yang relevan dan bermanfaat. Tak perlu terlalu panjang. Satu sampai maksimal tiga halaman sudah cukup. Karakteristik tulisan di internet sebaiknya tak terlampau panjang. Sebab, pengakses internet rata-rata malas membaca artikel yang bertele-tele. Mereka ingin tulisan yang singkat dan padat. Selain juga karena membaca di komputer tak senyaman membaca di atas kertas.


Dengan menulis artikel, perlahan juga akan meningkatkan reputasi kalian . Sehingga nantinya kalian akan dianggap pakar dalam bidang yang kalian geluti. Yang penting kalian konsisten dengan apa yang kalian tulis. Kemudian daftarkan pula artikel kalian di direktori. Langkah ini pun akan membantu memperbesar traffic kalian .


Kalau bagi reseller bagaimana? Reseller pun bisa melakukannya. Dengan membuat artikel yang berhubungan dengan produk yang dipasarkan. Akan tetapi, memang lebih baik bila reseller paling tidak punya blog.


5. Minta pengunjung beraksi


Kalau kalian ingin pengunjung membeli produk kalian , sangat baik jika kalian pandu mereka untuk melakukannya. Misal, kalian bisa tulis kalimat seperti “Klik di sini untuk memesan” atau “Pesan sekarang sebelum kehabisan”. Tak perlu malu-malu. Mintalah secara terus terang.


Begitupun bagi reseller, cantumkan secara terus terang apa yang kalian inginkan. Minta pembaca iklan untuk mengklik link kalian .


Bila dilakukan secara konsisten, langkah-langkah di atas akan sangat membantu kalian untuk bisa merasakan nikmatnya mendapat duit dari internet setiap saat. Gampang kan?

Bisnis Online Tips Blogging Trik Adsense Trik Blogger

0 Response to "Bagaimana Mengubah Pengunjung Menjadi Pembeli"

Post a Comment

Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel